Home » Kebakaran Hebat di Bandung Hanguskan 21 Mobil dan Sebabkan Satu Korban Sesak Napas
Kebakaran Hebat di Bandung Hanguskan 21 Mobil dan Sebabkan Satu Korban Sesak Napas

Kebakaran Hebat di Bandung Hanguskan 21 Mobil dan Sebabkan Satu Korban Sesak Napas

by sj
Published: Updated: 49 views

JABARTRSUT.BANDUNG, –Sore hari Kamis, 28 Agustus 2025, sebuah kebakaran besar melanda bengkel mobil sekaligus toko meubel di Jalan Terusan Jakarta No. 122, Kelurahan Antapani Tengah, Kecamatan Antapani, Kota Bandung. Api yang tiba-tiba muncul dari bagian belakang bengkel menyapu habis area seluas lebih dari 800 meter persegi, termasuk 21 mobil yang tengah diservis di lokasi.

Kepala Seksi Operasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, Asep Rahmat, menyatakan bahwa pihaknya cepat merespon laporan dari warga pada pukul 16.21 WIB dengan mengerahkan 15 unit kendaraan pemadam, mulai dari pancar pusat, tangki air, hingga unit rescue dan komando. Tim butuh waktu sekitar enam menit untuk tiba di lokasi dan langsung menjalankan penyekatan agar api tak merembet ke bangunan sekitar.

Proses pemadaman memakan waktu hampir dua jam, sedikit terkendala oleh beberapa ledakan dari dalam bengkel. Secara total, petugas menggunakan sekitar 54 meter kubik air untuk memadamkan api hingga pendinginan selesai pada pukul 18.29 WIB. Kebakaran tersebut menyebabkan satu orang mengalami sesak napas dan harus mendapat perawatan rumah sakit. Delapan karyawan bengkel berhasil diselamatkan dalam kejadian tersebut.

Bangunan bengkel seluas 635 meter persegi habis terbakar, begitu juga toko meubel dua lantai seluas 200 meter persegi yang kosong saat kejadian. Meski belum diketahui penyebab pasti kebakaran, tim gabungan dari DPMKP, Polri, TNI, serta instansi lainnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menelusuri asal api.

Beruntung, api tidak sampai menjalar ke bangunan sekitar, seperti rumah makan Hotways Nashville Hot Chicken di sebelah kiri, area lahan kosong di kanan dan belakang, serta ruas Jalan Terusan Jakarta di depan lokasi kebakaran. Penanganan juga melibatkan berbagai pihak termasuk PMI, PLN, Dinas Kesehatan, BPBD, Tagana, aparat kewilayahan, Linmas, Dishub, serta Inafis dan relawan.

Dalam kesempatan ini, Asep Rahmat mengingatkan masyarakat untuk menggunakan nomor darurat 113 saat menghadapi kebakaran dan menegaskan bahwa layanan pemadaman api tidak dipungut biaya. Pendataan dan pengecekan terakhir memastikan tidak ada titik api tersisa di lokasi kejadian, mengakhiri perjuangan panjang memadamkan kobaran si jago merah.***

You may also like