Home » Ustaz Evie Effendi, Pendakwah Gaul Bandung yang Tersandung Dugaan KDRT terhadap Anak Kandung
Ustaz Evie Effendi, Pendakwah Gaul Bandung yang Tersandung Dugaan KDRT terhadap Anak Kandung

Ustaz Evie Effendi, Pendakwah Gaul Bandung yang Tersandung Dugaan KDRT terhadap Anak Kandung

by edt
Published: Updated: 56 views

JABARTRUST.BANDUNG, – Ustaz Evie Effendi, seorang pendakwah populer di kalangan muda Bandung, kini menjadi sorotan setelah anak perempuannya, NAT (19), melaporkan dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang diduga dilakukan oleh sang ayah sendiri. Laporan resmi kasus ini tercatat di Polrestabes Bandung dengan nomor LP/B/985/VII/2025 pada tanggal 4 Juli 2025.

Menurut kuasa hukum NAT, Zaideni Herdiyasin, kekerasan dialami kliennya berupa pemukulan, penelanjangan, hingga tindakan tidak terpuji seperti diludahi oleh ustaz EE. Selain itu, ibu tiri NAT, nenek, paman, dan bibinya juga diduga ikut terlibat dalam penganiayaan tersebut.

Kronologi kejadian bermula saat NAT meminta nafkah bulanan kepada ayahnya. Namun, alih-alih memberikan uang, ucapan ayahnya yang menjelekkan ibu dan keluarga NAT memancing amarah sang anak. NAT bahkan sempat menumpahkan sup yang tengah dimakan saat tersinggung.

Saat hendak pulang, NAT dikejar oleh ibu tirinya yang menarik jaket dan meludahi korban. Sementara itu, ustaz EE juga diduga melakukan pemukulan dan peludahan. Helm yang dipakai NAT bahkan sampai pecah akibat pukulan pamannya.

Akibat perlakuan ini, NAT mengalami trauma berat dan melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Polisi telah memeriksa korban dan saksi, serta panggilan terhadap ustaz EE telah dilakukan dan proses penyelidikan masih berlangsung.

Sosok Evie Effendi dikenal sebagai penceramah yang menggunakan gaya bahasa gaul untuk menjangkau anak muda, dengan slogannya “Gaul tapi Soleh” dan “Rek kitu wae hirup teh?” Meski tidak pernah menempuh pendidikan pesantren atau pendidikan agama formal lebih tinggi, ia berhasil mengembangkan gerakan dakwah yang unik dan menginspirasi banyak kalangan, termasuk geng motor dan komunitas marginal di Bandung.

Namun, perjalanan hidupnya tidak lepas dari kontroversi. Ia pernah mendekam di penjara hingga mengalami hijrah yang mengubah hidupnya menjadi pendakwah. Beberapa tahun lalu, ia mendapat teguran dari MUI Jawa Barat karena ceramahnya yang viral dan dianggap kontroversial.

Selain kasus KDRT terbaru, ujian lain menghampiri ustaz ini berupa gugatan cerai istrinya, Ani Mulyani, yang telah berlangsung sejak 2020 di Pengadilan Agama Bandung.

Kasus dugaan KDRT ini menjadi perhatian serius masyarakat karena melibatkan figur publik yang seharusnya menjadi teladan dalam kemanusiaan dan agama. Proses hukum diharapkan berjalan transparan dan adil untuk memberi keadilan kepada korban.***

You may also like