Home » Menteri Wihaji Dorong Tim Pendamping Keluarga Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran
Menteri Wihaji Dorong Tim Pendamping Keluarga Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran

Menteri Wihaji Dorong Tim Pendamping Keluarga Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran

by edt
Published: Updated: 91 views

JABARTRUST.BANDUNG, – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) yang juga Kepala BKKBN, Wihaji, menekankan pentingnya pengawasan ketat oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa mencapai penerima manfaat yang tepat, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita yang belum mengikuti Pendidikan Anak Usia Dini (non-PAUD).

Dalam kunjungannya ke Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Camperenik, Kelurahan Isola, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, pada Selasa pagi (29/7/2025), Wihaji mengingatkan agar pangan bergizi benar-benar dinikmati oleh sasaran yang tepat dan tidak disalahgunakan. “Contohnya, makanan yang diperuntukkan untuk ibu hamil jangan sampai dimakan suaminya karena lapar. Begitu juga untuk balita non-PAUD, makanannya harus diterima langsung oleh anak, bukan orang dewasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbeda dengan pola makan di sekolah yang diawasi ketat, distribusi MBG bersifat lebih longgar sehingga peran TPK sangat penting dalam mengedukasi dan mengontrol agar hak-hak penerima manfaat terpenuhi.

Kunjungan Wihaji ke Kampung KB Camperenik juga menjadi bagian dari upaya memastikan langsung pelaksanaan program yang diperintahkan oleh Presiden Prabowo Subianto. “Presiden memerintahkan saya untuk turun ke lapangan, jangan banyak seminar atau lokakarya, tapi cek secara langsung apakah program berjalan dan jika ada hambatan segera tindaklanjuti,” ungkapnya.

Wihaji memaparkan, hingga kini 2,6 persen dari total 9,1 juta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD telah menerima manfaat MBG secara langsung. Ia optimistis angka ini akan terus meningkat melalui koordinasi intensif antara Kemendukbangga/BKKBN, Badan Gizi Nasional (BGN), petugas lini lapangan, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di masing-masing daerah.

Program MBG merupakan salah satu bentuk intervensi langsung pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, terutama untuk kelompok rentan, agar tercipta generasi yang sehat dan produktif.

You may also like