Home » Laga Panas Pekan Ketiga Super League: PSIM Yogyakarta Siap Sambut Juara Bertahan Persib Bandung di Sultan Agung
Laga Panas Pekan Ketiga Super League: PSIM Yogyakarta Siap Sambut Juara Bertahan Persib Bandung di Sultan Agung

Laga Panas Pekan Ketiga Super League: PSIM Yogyakarta Siap Sambut Juara Bertahan Persib Bandung di Sultan Agung

by edt
48 views

JABARTRUST.BANDUNG, – Pertemuan seru akan tersaji di pekan ketiga Super League 2025/2026 antara PSIM Yogyakarta dan Persib Bandung. Duel bergengsi ini digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (24/8/2025), dan menyedot perhatian karena mempertemukan klub promosi yang tengah naik daun dengan juara bertahan yang berambisi bangkit setelah kekalahan mengejutkan.

Suasana bakal makin membara dengan dukungan suporter fanatik Laskar Mataram yang terkenal loyal dan penuh semangat. Selain itu, kisah panjang pertemuan kedua tim menghadirkan nuansa nostalgik yang kental, membuat pertandingan ini tak sekedar soal tiga poin.

Walaupun terakhir bertemu di musim 2006, catatan menunjukkan Persib punya keunggulan dengan kemenangan 2-0 di kandang PSIM dan hasil imbang 1-1 saat jumpa di Bandung. Namun, PSIM kini diperkuat striker dan gelandang anyar seperti Ze Valente, Ezequiel Vidal, dan Nermin Haljeta yang siap memberi kejutan di kandang sendiri.

PSIM Yogyakarta menunjukkan performa memikat di awal musim, dengan kemenangan 1-0 atas Persebaya dan hasil imbang 1-1 lawan Arema FC. Dengan 4 poin, mereka duduk di posisi ke-7 klasemen—sebuah awal yang menjanjikan bagi tim promosi.

Sebaliknya, Persib Bandung, setelah meraih kemenangan 2-0 atas Semen Padang, mengalami kemunduran di laga terakhir usai dikalahkan Persijap Jepara 1-2. Kini dengan 3 poin di posisi ke-10, mereka bertekad memperbaiki posisi dan memperkuat mental untuk segera kembali tampil konsisten.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, harus mengelola tim tanpa sejumlah pemain kunci seperti kiper Adam Przybek, Beckham Putra, Berguinho, dan bek Alfeandra Dewangga yang sedang cedera ringan. Meski begitu, Bojan melihat kekalahan sebelumnya sebagai “berkah” yang memicu motivasi tinggi bagi pemain.

“Kekalahan itu terkadang bagus untuk membuat tim menjadi lebih baik. Saya harap kondisi lapangan di Sultan Agung juga lebih mendukung performa kami,” ujar Bojan Hodak.

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menyatakan siap mengantisipasi permainan Persib dan memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan. Kombinasi lini depan yang solid dengan Ze Valente, Ezequiel Vidal, dan Nermin Haljeta diharapkan menjadi senjata utama.

“Kami hormati Persib, tapi kami ingin memanfaatkan peluang setelah mereka kalah di laga sebelumnya,” kata Jean-Paul.

Pernyataan ini mendapat dukungan penuh dari pemain Ghulam Fatkur. “Laga di kandang melawan juara bertahan sangat penting, kami akan mengerahkan kemampuan terbaik,” ujarnya.

Laga ini menjadi titik krusial bagi Persib untuk naik ke papan atas dan mengejar tim teratas seperti Persija Jakarta. Sementara PSIM berusaha mempertahankan tren positif dan melanjutkan musim yang mengesankan.

Atmosfer stadion yang dipastikan ramai dan berkapasitas terbatas juga akan memberikan tekanan ekstra bagi tamu dari Bandung, menambah bumbu tensi pertandingan.

Pertandingan diyakini bakal seru dan ketat. PSIM punya kelebihan bermain di kandang dengan dukungan fanatik serta momentum positif, sedangkan Persib membawa pengalaman juara sekaligus tekad besar untuk menghindari kemunduran lebih jauh.

Jika PSIM mampu memaksimalkan kekuatan serangan, mereka berpeluang mencuri poin penting. Namun, ambisi dan determinasi Persib untuk bangkit menjadikan mereka ancaman nyata sejak menit pertama.

You may also like