Di tengah riuhnya dunia musik Indonesia, ada satu nama yang tak pernah pudar dari ingatan para penggemar metal tanah air: Burgerkill. Band legendaris asal Bandung ini telah mengukir sejarah selama tiga dekade, membuktikan bahwa musik metal bukan sekadar genre, melainkan sebuah semangat yang terus menyala. Tahun 2025 menjadi momen spesial bagi Burgerkill, mereka kembali menggelar tur bertajuk Burgerkill Resilient Tour 2025 – Chapter Sumatera, sebuah perjalanan yang bukan hanya soal panggung dan lagu, tapi juga tentang ikatan kuat antara band dan para penggemarnya.
Tiga puluh tahun bukan waktu yang singkat. Dalam rentang waktu itu, Burgerkill telah menelurkan karya-karya yang tak hanya menggetarkan telinga, tetapi juga menyuarakan berbagai kisah dan pergulatan hidup. Dari awal berdirinya hingga kini, mereka tetap setia pada akar musik metal, namun selalu berkembang mengikuti zaman. Dengan formasi terkini yang terdiri dari Agung Hellfrog (gitar), Ramdan Agustiana (bass), Putra Pra Ramadhan (drum), dan Ronald Alexander (vokal), Burgerkill menunjukkan bahwa kekuatan mereka bukan hanya pada musik, tapi juga pada chemistry dan visi yang sama.
Tur Resilient 2025 ini bukan sekadar rangkaian konser biasa. Ini adalah perayaan perjalanan panjang, sekaligus ajang pertemuan kembali dengan para penggemar setia yang selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kisah Burgerkill. Sumatera, dengan kota-kotanya yang kaya budaya dan sejarah, menjadi pilihan yang tepat untuk menyapa kembali “Begundal Sumatera”—sebutan akrab bagi para fans yang dikenal penuh semangat dan loyalitas.
Mulai dari Palembang, Jambi, Padang, Pekanbaru, Tebing Tinggi, hingga Takengon, setiap kota akan menjadi saksi bagaimana Burgerkill membakar panggung dengan energi yang tak pernah padam. Jadwal tur yang padat ini juga mencerminkan tekad mereka untuk menjangkau sebanyak mungkin penggemar, memberikan pengalaman musik yang tak terlupakan.
Apa yang membuat Burgerkill tetap bertahan dan relevan selama 30 tahun? Jawabannya sederhana: semangat dan ketulusan. Mereka bukan hanya bermusik untuk diri sendiri, tapi juga untuk komunitas yang telah mendukung mereka sejak awal. Tur ini menjadi bukti nyata bagaimana sebuah band bisa tumbuh bersama penggemarnya, saling menguatkan dalam suka dan duka.
Dalam pengumuman resminya, Burgerkill mengajak semua penggemar untuk tidak hanya datang menikmati musik, tapi juga merasakan kebersamaan yang selama ini terjalin. Merchandise eksklusif yang disiapkan pun menjadi simbol kenangan dan apresiasi atas loyalitas para fans.
Tiket untuk tur ini sudah tersedia melalui event organizer di masing-masing kota. Bagi para penggemar, ini adalah kesempatan emas untuk menyaksikan langsung aksi panggung Burgerkill yang legendaris. Lebih dari sekadar hiburan, konser ini adalah perayaan hidup, persahabatan, dan cinta pada musik.
“Kami tunggu kalian di jalan, sampai jumpa di jalan!” pesan Burgerkill yang penuh kehangatan dan semangat.
Burgerkill Resilient Tour 2025 bukan hanya tentang nostalgia, tapi juga tentang melanjutkan warisan dan membuka lembaran baru dalam dunia musik metal Indonesia. Tiga dekade perjalanan mereka mengajarkan bahwa keteguhan hati dan inovasi adalah kunci bertahan di industri yang dinamis.
Bagi siapa saja yang mencintai musik metal dan ingin merasakan getaran energi dari salah satu band terbaik Indonesia, tur ini adalah momen yang tidak boleh dilewatkan. Burgerkill membuktikan, bahwa dalam dunia yang terus berubah, semangat sejati tetap abadi.
