Home » Bandung Zoo Memanas! Karyawan Ambil Alih Kantor Manajemen.
Bandung Zoo Memanas! Karyawan Ambil Alih Kantor Manajemen.

Bandung Zoo Memanas! Karyawan Ambil Alih Kantor Manajemen.

by red
Published: Updated: 56 views

Bandung.Jabartrust.id, – Situasi di Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) kembali memanas pada Rabu malam (2/7/2025) sekitar pukul 23.30 WIB. Ketegangan terjadi antara sekitar 80 karyawan kebun binatang dengan vendor keamanan Red Guard yang dikontrak oleh Taman Safari Indonesia (TSI). Insiden ini berlangsung selama kurang lebih tiga puluh menit ketika para karyawan mengambil langkah tegas untuk mengamankan ruangan keuangan di area kebun binatang.

Aksi saling dorong tak terhindarkan antara kedua belah pihak. Suasana semakin memanas ketika sejumlah karyawan wanita berteriak histeris akibat situasi yang semakin tidak terkendali. Puncak ketegangan terjadi saat Gantira Bratakusuma, pembina Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT), mengalami luka di bagian dahi akibat tersikut oleh salah satu oknum Red Guard.

Situasi memuncak saat Gantira Bratakusuma memerintahkan seluruh karyawan untuk segera mengganti semua kunci, termasuk kunci ruangan keuangan. “Perhatian! Saya pembina YMT yang berhak mengelola kebun binatang ini, kalian semua mundur (Red Guard)! Ini adalah langkah untuk pengamanan aset keuangan yayasan,” tegas Gantira di hadapan para karyawan dan petugas keamanan.

Sepanjang malam hingga pagi, puluhan karyawan Bandung Zoo yang tergabung dalam Serikat Pekerja Mandiri Derenten (SPMD) tetap berjaga dan mengamankan ruangan keuangan. Ketua SPMD, Yaya Suhaya, bersama jajaran pengurus serikat tampak bahu-membahu menjaga keamanan aset keuangan yayasan di tengah ketidakpastian pengelolaan kebun binatang.

Insiden ini semakin menyoroti peliknya polemik kepengurusan dan legalitas pengelolaan Bandung Zoo. Para pekerja dan pengurus yayasan menegaskan pentingnya pengamanan aset dan kejelasan status pengelolaan demi kelangsungan operasional serta perlindungan hak-hak pekerja dan satwa di kebun binatang tersebut.

Situasi ini menunjukkan perlunya penyelesaian yang transparan dan tegas dari pihak-pihak terkait agar Bandung Zoo dapat kembali dikelola secara profesional dan kondusif, demi kepentingan semua pihak, terutama satwa dan masyarakat yang menggantungkan harapan pada fasilitas konservasi ini.

 

You may also like