Home NewsMetro BandungPencarian Macan Tutul Kabur dari Lembang Park and Zoo Meluas hingga Area Sekitar
Pencarian Macan Tutul Kabur dari Lembang Park & Zoo Belum Membuahkan Hasil, Warga Diimbau Waspada

Pencarian Macan Tutul Kabur dari Lembang Park and Zoo Meluas hingga Area Sekitar

by sj
0 comments

JABARTRUST.BANDUNG, – Pencarian macan tutul jantan yang kabur dari kandang konservasi Lembang Park and Zoo di Kabupaten Bandung Barat terus diperluas hingga ke area luar kawasan kebun binatang. Tim gabungan melakukan penyisiran menyeluruh guna memetakan keberadaan satwa tersebut dan memastikan apakah satwa liar itu masih berkeliaran di sekitar wilayah tersebut.

Humas Lembang Park and Zoo, Miftah Setiawan, mengungkapkan bahwa upaya penelusuran melibatkan dua tim yang bekerja secara paralel, yakni satu tim yang mengawasi area dalam kebun binatang dan satu lagi melakukan penyisiran di luar kawasan. “Kami ingin memastikan perimeter seberapa luas hewan tersebut bergerak dan berada,” kata Miftah kepada media, Rabu (3/9/2025).

Hingga Selasa (2/9/2025), jejak macan tutul kembali sulit ditemukan. Menariknya, umpan-umpan yang dipasang dalam kandang perangkap masih utuh dan belum disentuh satwa tersebut. “Kemungkinan terakhir terlihat pada hari kelima setelah kabur, namun saat ini umpan masih tidak terganggu,” jelas Miftah.

Belum ada laporan valid terkait gangguan hewan ternak warga akibat keberadaan macan tutul di luar Lembang Park and Zoo. Miftah menegaskan bahwa sejauh ini tidak ditemukan bukti keberadaan macan di luar area tersebut. Namun, potensi macan tersebut keluar kandang tetap ada, mengingat kemampuan hewan ini yang cerdas dan gesit. “Kami bersama tim BBKSDA terus melacak dan memetakan pergerakannya,” tambahnya.

Sementara itu, layanan wisata di Lembang Park and Zoo masih ditutup untuk sementara waktu demi keamanan pengunjung serta kesejahteraan satwa. Manajemen belum dapat memastikan kapan kunjungan umum akan kembali dibuka.

Upaya pencarian macan tutul juga melibatkan dukungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), Dinas Kehutanan, aparat keamanan, serta tim medis hewan yang siap melakukan penangkapan secara aman dan prosedural. Prioritas utama adalah menangkap macan tutul itu dalam kondisi hidup dan membawa kembali ke kandang konservasi dengan aman, sambil juga mencegah potensi konflik dengan masyarakat sekitar.

Masyarakat sekitar diimbau tetap waspada namun tidak panik dan segera melapor kepada petugas apabila melihat indikasi kehadiran macan tutul tersebut.***

You may also like