Home NewsMetro BandungPencarian Macan Tutul Kabur dari Lembang Park & Zoo Belum Membuahkan Hasil, Warga Diimbau Waspada
Pencarian Macan Tutul Kabur dari Lembang Park & Zoo Belum Membuahkan Hasil, Warga Diimbau Waspada

Pencarian Macan Tutul Kabur dari Lembang Park & Zoo Belum Membuahkan Hasil, Warga Diimbau Waspada

by sj
0 comments

JABARTRUST.BANDUNG, – Pencarian seekor macan tutul jantan yang melarikan diri dari kandang karantina Lembang Park & Zoo (LPZ) di Kabupaten Bandung Barat hingga Senin sore, 1 September 2025, masih belum membuahkan hasil. Satwa liar yang diketahui kabur pada Kamis pagi, 28 Agustus 2025 sekitar pukul 05.30 WIB ini diduga menjebol bagian atas kandang karantina karena stres akibat adaptasi dengan lingkungan barunya.

Lembang Park & Zoo bekerja sama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat mengerahkan seluruh upaya untuk memburu macan tutul yang diyakini masih berada di sekitar kebun binatang. Humas LPZ, Miftah Setiawan, menyampaikan bahwa jumlah kandang jebak diperbanyak dari empat menjadi enam unit untuk meningkatkan peluang penangkapan.

Tim pencari juga melakukan pengamatan malam hari menggunakan drone thermal dan melakukan penyisiran secara menyeluruh. Berbagai jejak kaki, cakaran pada pohon, dan bekas bekas cakaran di tanah menjadi indikasi kuat bahwa macan tutul tersebut masih berada dalam area kebun binatang. Namun, hingga hari keempat pencarian, hewan yang dikenal lincah dan cerdas ini belum berhasil diamankan.

Medan pencarian yang berupa bukit dan hutan lebat serta perilaku macan tutul yang bersembunyi di tempat sulit dijangkau seperti gorong-gorong kering dan di atas pohon membuat upaya penangkapan menjadi sangat menantang.

Dalam kondisi darurat ini, LPZ memastikan kegiatan perawatan satwa lainnya tetap berjalan normal. Namun, untuk menjaga keselamatan satwa dan keamanan lingkungan, manajemen memutuskan menutup sementara akses pengunjung. “Kami mohon pengertian masyarakat dan wisatawan, karena keselamatan satwa dan keamanan lingkungan adalah prioritas utama kami,” ujar Miftah.

Upaya penangkapan melibatkan tim gabungan dari LPZ, BBKSDA, Dinas Kehutanan, serta aparat keamanan. Mereka terus berusaha agar macan tutul ini dapat kembali ke kandang dengan aman dan mencegah potensi konflik dengan warga di sekitar lokasi.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak mendekati satwa bila melihat tanda-tanda keberadaannya. Segera laporkan kepada petugas berwenang bila ditemukan indikasi keberadaan macan tutul yang kabur tersebut.***

You may also like