JABARTRUST.BANDUNG, – Persib Bandung resmi melepas gelandang bertahan seniornya, Dedi Kusnandar, ke Bhayangkara FC dengan status pinjaman hingga akhir musim 2025/2026. Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan kebutuhan menit bermain yang lebih banyak demi memaksimalkan perkembangan performa pemain berpengalaman ini.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa keputusan peminjaman ini merupakan hasil diskusi mendalam bersama tim pelatih. “Pada awal musim ini, Dado (sapaan Dedi Kusnandar) sudah kembali tampil setelah masa pemulihan cedera panjang. Namun berdasarkan analisis tim pelatih, ia membutuhkan waktu bermain lebih banyak untuk kembali ke performa terbaik. Oleh sebab itu, kami menyetujui permintaan Bhayangkara FC,” ujarnya.
Musim ini, persaingan di lini tengah Persib sangat ketat, dengan hadirnya pemain berkualitas seperti Luciano Guaycochea, Marc Klok, Adam Alis, Thom Haye, serta talenta muda seperti Robi Darwis dan Nazriel Alfaro. Dedi sendiri dalam tiga laga awal Persib hanya bermain kurang dari lima menit saat melawan Semen Padang.
Adhitia menambahkan, “Dengan peminjaman ini, kami harap Dado mendapatkan ritme permainan yang lebih konsisten di Bhayangkara FC. Kami optimistis saat kembali ke Bandung, ia sudah berada dalam kondisi puncak performa.”
Sejak bergabung pada 2015, Dedi Kusnandar dikenal sebagai simbol loyalitas dan dedikasi untuk Persib dan Bobotoh. Bahkan ketika kompetisi sempat vakum pada 2016, ia tetap menjaga performa melalui peminjaman ke Sabah FA sebelum kembali dan menjadi salah satu pilar lini tengah Maung Bandung.
Selama bersama Persib, Dedi telah mengukir prestasi gemilang, mulai dari juara Piala Presiden 2015, hingga mengantar Persib meraih gelar juara Liga 1 musim 2023/2024 dan 2024/2025. Momen-momen penting tersebut menjadikannya sosok yang disegani di ruang ganti dan di kalangan penggemar.
Menurut Adhitia, peminjaman ini bukan sekadar transfer biasa, tetapi bagian dari strategi manajemen jangka panjang dalam mengelola skuad. “Dado adalah bagian penting sejarah Persib dan masa depan klub ini. Kesempatan bermain di Bhayangkara FC akan membuatnya semakin kuat dan kembali dengan energi baru demi Bobotoh dan Persib,” tutup Adhitia.
Tag SEO: Dedi Kusnandar pinjaman Bhayangkara FC, transfer Persib Bandung 2025, perkembangan karier Dedi Kusnandar, strategi manajemen Persib, pemain lini tengah Persib, kompetisi Super League 2025/2026, skuad Persib Bandung, menit bermain pemain sepakbola, prestasi Dedi Kusnandar Persib, loyalitas pemain Persib, peminjaman pemain Liga 1, Bhayangkara FC musim 2025, cerita pemain sepakbola Indonesia, bobotoh dan Persib, masa depan Persib Bandung## Persib Melepas Dedi Kusnandar ke Bhayangkara FC: Strategi Manajemen untuk Menjaga Ritme dan Performa
Persib Bandung resmi melepas gelandang bertahan seniornya, Dedi Kusnandar, ke Bhayangkara FC dengan status pinjaman hingga akhir musim 2025/2026. Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan kebutuhan menit bermain yang lebih banyak demi memaksimalkan perkembangan performa pemain berpengalaman ini.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa keputusan peminjaman ini merupakan hasil diskusi mendalam bersama tim pelatih. “Pada awal musim ini, Dado (sapaan Dedi Kusnandar) sudah kembali tampil setelah masa pemulihan cedera panjang. Namun berdasarkan analisis tim pelatih, ia membutuhkan waktu bermain lebih banyak untuk kembali ke performa terbaik. Oleh sebab itu, kami menyetujui permintaan Bhayangkara FC,” ujarnya.
Musim ini, persaingan di lini tengah Persib sangat ketat, dengan hadirnya pemain berkualitas seperti Luciano Guaycochea, Marc Klok, Adam Alis, Thom Haye, serta talenta muda seperti Robi Darwis dan Nazriel Alfaro. Dedi sendiri dalam tiga laga awal Persib hanya bermain kurang dari lima menit saat melawan Semen Padang.
Adhitia menambahkan, “Dengan peminjaman ini, kami harap Dado mendapatkan ritme permainan yang lebih konsisten di Bhayangkara FC. Kami optimistis saat kembali ke Bandung, ia sudah berada dalam kondisi puncak performa.”
Sejak bergabung pada 2015, Dedi Kusnandar dikenal sebagai simbol loyalitas dan dedikasi untuk Persib dan Bobotoh. Bahkan ketika kompetisi sempat vakum pada 2016, ia tetap menjaga performa melalui peminjaman ke Sabah FA sebelum kembali dan menjadi salah satu pilar lini tengah Maung Bandung.
Selama bersama Persib, Dedi telah mengukir prestasi gemilang, mulai dari juara Piala Presiden 2015, hingga mengantar Persib meraih gelar juara Liga 1 musim 2023/2024 dan 2024/2025. Momen-momen penting tersebut menjadikannya sosok yang disegani di ruang ganti dan di kalangan penggemar.
Menurut Adhitia, peminjaman ini bukan sekadar transfer biasa, tetapi bagian dari strategi manajemen jangka panjang dalam mengelola skuad. “Dado adalah bagian penting sejarah Persib dan masa depan klub ini. Kesempatan bermain di Bhayangkara FC akan membuatnya semakin kuat dan kembali dengan energi baru demi Bobotoh dan Persib,” tutup Adhitia.***