JABARTRUST.BANDUNG, – Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Jawa Barat meluncurkan suatu inovasi dalam dunia jurnalistik dengan memperkenalkan genre baru yang dinamakan Jurnalisme Keluarga. Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari deklarasi Perkumpulan Jurnalis Peduli Keluarga yang digelar Februari lalu sebagai bentuk dukungan media massa terhadap pembangunan keluarga berkualitas di Jawa Barat.
Ketua IPKB Jabar, Najip Hendra, menyatakan bahwa Jurnalisme Keluarga menempatkan keluarga sebagai fokus utama dalam pemberitaan dan penyajian konten jurnalistik. “Genre ini mendorong pengarusutamaan isu keluarga sebagai pilar pembangunan, mulai dari ketahanan keluarga, keluarga berencana, pemberdayaan keluarga, hingga perlindungan dan pendidikan anak,” ujar Najip saat briefing di kantor DP3AKB Jabar, Kota Bandung.
Menurut Najip, jurnalis memiliki peran strategis karena mampu mengemas isu pembangunan keluarga dalam bahasa mudah dipahami masyarakat sekaligus menjembatani komunikasi antara publik dan pemangku kebijakan. “Jurnalis adalah penghubung antara masyarakat dan pemerintah daerah, dengan akses luas ke berbagai lapisan,” tambahnya.
Jurnalisme Keluarga juga meredefinisi cara pemberitaan, tidak sekadar mengeksploitasi korban kekerasan rumah tangga atau anak, tapi menempatkan fokus pada perlindungan korban dan masa depan yang lebih baik, serta mengedepankan pemberdayaan keluarga sebagai pondasi bangsa.
Sementara itu, Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, memberikan apresiasi tinggi atas gagasan ini. Siska menyebut jurnalisme keluarga sebagai kekuatan baru media yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu penting seperti pengendalian penduduk dan perlindungan anak.
Siska juga menyoroti peran media dalam mendistribusikan informasi pemerintah secara luas dan membangun opini positif masyarakat. Ia berharap media IPKB Jawa Barat terus menghasilkan berita yang bukan hanya informatif, tetapi mampu membentuk karakter masyarakat yang sehat dan berbudaya.
“Dulu ‘bad news is good news’, kini harus diubah menjadi ‘good news is good news’ agar membangun semangat positif dalam masyarakat. Kita ingin Jawa Barat memiliki karakter panca waluya: sehat, baik, benar, pintar, dan mandiri,” tutup Siska.
Dengan gerakan ini, IPKB Jabar berharap jurnalisme keluarga bisa menjadi kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa dari sektor terkecil, yaitu keluarga, untuk Indonesia yang lebih baik.
Tags SEO: IPKB Jawa Barat, Jurnalisme Keluarga, Perkumpulan Jurnalis Peduli Keluarga, DP3AKB Jawa Barat, pembangunan keluarga, media dan keluarga, ketahanan keluarga, perlindungan anak, pemberdayaan keluarga, jurnalisme sosial, berita keluarga Indonesia, karakter panca waluya, transformasi jurnalistik, jurnalis Jawa Barat, dukungan media pembangunan bangsa