Home » Ambisi E-Sport Kabupaten Bandung di Porprov Jabar 2026: Dari Hobi Menuju Medali Emas

Ambisi E-Sport Kabupaten Bandung di Porprov Jabar 2026: Dari Hobi Menuju Medali Emas

by red
86 views

Di era digital ini, e-Sport tak lagi sekadar hobi, melainkan telah menjelma menjadi cabang olahraga kompetitif yang diakui. Kabupaten Bandung, melalui kepengurusan baru e-Sport Indonesia (ESI) di bawah naungan KONI Kabupaten Bandung, siap menunjukkan ambisinya dalam ajang Porprov Jawa Barat 2026. Meskipun tergolong baru, ESI Kabupaten Bandung menargetkan perolehan 1 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu, sebuah target realistis namun penuh tantangan.

Vera Hermawan, Ketua ESI Kabupaten Bandung, menyatakan optimismenya. “Karena masih terbilang baru, kita realistis saja lah berjenjang dalam mencapai target di Porprov Jabar. Dari lima nomor permainan yang dipertandungkan, minimal bisa meraih satu medali emas, satu perak dan satu medali perunggu,” ujarnya usai pengesahan dan serah terima jabatan (sertijab) Cabor e-Sport di Sekretariat KONI Kabupaten Bandung pada Selasa, 18 Februari 2025.

Berbeda dengan cabang olahraga konvensional, ESI memanfaatkan teknologi dan platform digital secara maksimal dalam mencari dan menyeleksi atlet. Vera mengungkapkan, “Alhamdulillah kalau berbicara bibit atletnya, di ESI Kabupaten Bandung itu sudah terdata lebih dari 500 orang potensinya.” Metode scoring melalui media sosial menjadi salah satu pendekatan inovatif dalam menjaring talenta-talenta terbaik.

Modal awal ESI Kabupaten Bandung terbilang kuat. Meskipun baru berdiri, mereka berhasil meraih juara kedua dalam kejuaraan Piala Gubernur Jabar. Prestasi ini memberikan kepercayaan diri untuk menghadapi Babak Kualifikasi (BK) Porprov Jabar pada November 2025. “Sudah ada beberapa tim yang sudah biasa mewakili Kabupaten Bandung,” tambah Vera, menegaskan kesiapan mereka.

Kesiapan ESI Kabupaten Bandung tidak lepas dari sistem regenerasi atlet yang terjaga melalui komunitas-komunitas e-Sport. Selain itu, beberapa sekolah juga turut terlibat dalam mencari bibit atlet dan aktif menyelenggarakan kompetisi baik secara offline maupun online. “Latihan-latihan di ESI itu terus berjalan. Seperti kemarin kami sudah melakukan uji dengan teman-teman ESI Kota Bekasi dalam nomor permainan Mobile Legends,” jelas Vera.

Melihat potensi atlet yang besar, ESI Kabupaten Bandung kini fokus pada pemberian motivasi. Pendekatan rekrutmen yang awalnya berbasis hobi kini ditingkatkan dengan memberikan insentif non-finansial yang menarik. “Bagaimana caranya mereka mendapatkan beasiswa pendidikan perguruan tinggi ketika berhasil meraih medali emas di Porprov Jabar. Seperti itu mungkin strategi kita lakukan untuk mendapatkan atlet terbaik guna mewakili Kabupaten Bandung,” papar Vera.

Bergabungnya ESI di bawah naungan KONI Kabupaten Bandung disambut baik oleh Idat Mustari, Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Kabupaten Bandung. “Kami juga sangat mengapresiasi karena ESI Kabupaten Bandung ini punya semangat dan cita-cita yang luar biasa untuk memberikan sumbangan terbaik bagi KONI Kabupaten Bandung dalam rangka mencapai target KONI untuk meraih 100 medali emas di Porprov Jabar 2026,” ungkap Idat.

Idat juga berpesan agar kepengurusan ESI yang baru dapat solid dan kompak dalam menghadapi Porprov 2026. “Organisasi yang baik itu persatuan dan kesatuannya bagus, sehingga insya Allah pasti akan siap menghasilkan prestasi yang baik pula,” tegasnya.

Dengan sinergi antara potensi atlet yang melimpah, strategi pembinaan yang inovatif, dan dukungan penuh dari KONI, ESI Kabupaten Bandung optimis dapat mencapai targetnya di Porprov Jabar 2026, membuktikan bahwa e-Sport adalah masa depan olahraga yang menjanjikan.

You may also like